Metode Konvensional vs Climbing pada Mesin Milling

Konvensional vs Climbing miling

Metode pemotongan Climbing vs. Konvensional pada proses Milling.

Ada dua metode untuk memotong material dengan Cutting Tool saat proses permesinan pada Mesin Milling:

  1. Metode Konvensional Milling
  2. Metode Climbing Milling

 

Perbedaan antara kedua teknik ini terletak pada putaran tool dengan arah pemotongan (feeding).

Dalam metode pemotongan Konvensional, Putaran Tool  berlawanan dengan arah feeding sedangkan metode Climbing Milling, Putaran Tool searah dengan arah pemotongan (feeding).

Metode Pemotongan Konvensional

metode pemotongan konvensional pada mesin miling
metode pemotongan konvensional pada mesin miling
  1. Alat Potong berputar berlawanan arah dengan arah pemotongan (feeding)
  2. Lebar Chip mulai dari Nol dan kemudian melebar
  3. Lebih banyak gesekan antara benda kerja dan ujung mata potong sehingga mata potong lebih cepat aus
  4. Pembuangan Chip ke arah depan sehingga menghalangi jalur pemotongan dan berpotensi adanya pemotongan ulang.
  5. Dalam penggunaan Miling Horizontal, Metode Konvensional gaya yang dihasilkan ke atas sehingga cenderung mengangkat benda kerja. Dibutuhkan clamping benda kerja yang lebih kuat untuk menahan gaya tersebut.

Metode Pemotongan Climbing

Metode pemotongan Climbing pada Mesin Milling
Metode pemotongan Climbing pada Mesin Milling
  1. Alat Potong berputar searah dengan arah pemotongan (feeding)
  2. Pemotongan Chip mulai dari lebar kemudian berkurang.
  3. Bidang gesek lebih sedikit antara benda kerja dan ujung mata potong sehingga umur pakai lebih lama.
  4. Pembuangan chip ke belakang sehingga jalur pemotongan lebih bersih.
  5. Dalam Penggunaan Mesin Miling Horizontal, Gaya yang dihasilkan ke bawah sehingga clamping benda kerja lebih aman.

Kapan Menggunakan Metode Climbing atau Konvensional?

Metode pemotongan Climbing umumnya merupakan cara terbaik untuk cutting tool anda karena mengurangi beban dari ujung mata potong, menghasilkan permukaan akhir yang lebih baik, dan meningkatkan umur tool. Cocok untuk anda yang menggunakan mesin CNC dengan tingkat akurasi spindle dan travel yang tinggi.

Metode pemotongan Konvensional digunakan apabila anda menggunakan mesin yang memiliki kekocakan (spelleng) pada spindle tool dan spindle travel. Contohya anda menggunakan Mesin Milling Konvensional atau menggunakan Mesin Bor Duduk untuk pengerjaan miling sederhana.

Baca Juga: Fungsi Lapisan Coating Pada Cutting Tools

Rekomendasi End Mill: Produk End Mill murah berkualitas

Banyak berdiskusi dan berkonsultasi dengan supplier dan sales engineer anda merupakan salah satu cara terbaik untuk menentukan metode dan penggunaan mesin maupun cutting tool anda untuk mendapatkan hasil terbaik dan memaksimalkan umur penggunaan mesin, Cutting tools maupun aksesoris pendukung lainnya.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp