Memahami Jenis-Jenis Grinding Wheel dan Fungsinya

Jenis Grinding Wheel dan Fungsinya

Di banyak workshop dan lini manufaktur, masalah finishing sering berulang: permukaan tampak “burn” dan tepi komponen masih tajam “burr” meskipun sudah digerinda. Sumbernya sering berkaitan dengan jenis grinding wheel terhadap material dan tujuan proses. Misalnya abrasive yang kurang sesuai, tingkat grit yang tidak pas untuk tahap akhir, atau bentuk roda yang tidak mendukung area kontak. Akibatnya, kualitas permukaan sulit konsisten, waktu siklus proses menjadi membengkak karena perlu rework, dan biaya per komponen ikut naik.

Karena itu, memahami jenis grinding wheel menjadi langkah kunci untuk menstabilkan hasil. Dengan mengenali karakter tiap abrasif (Aluminium Oxide, Silicon Carbide, Diamond, CBN), memilih grit sesuai target (semi-finish hingga fine finish), serta menyesuaikan bentuk roda dengan geometri kerja (straight, cup, dish), proses finishing menjadi lebih terkontrol. Dampaknya terasa langsung: jejak “burn” berkurang, burr lebih mudah hilang, dimensi akhir tercapai tanpa banyak pengulangan, dan produktivitas tim meningkat.

Jenis Grinding Wheel Menurut Material Abrasif yang Digunakan

1. Aluminium Oxide (A)

Aluminium Oxide cocok untuk finishing baja karbon, baja paduan, dan tool steel. Karakter potong halus membantu mendekati ukuran akhir dengan stabil. Rekomendasi grit: 80–120 untuk semi-finish, 150–220 untuk fine finish.

2. Silicon Carbide (C)

Efektif pada non-ferrous (aluminium, kuningan) dan material getas tertentu. Butir agresif meminimalkan “smearing” pada aluminium. Umumnya dipakai pada 80–180 sesuai tingkat kehalusan yang dituju.

3. Diamond Wheel

Untuk karbida tungsten, keramik, kaca, dan komposit keras non-ferrous. Daya potong sangat stabil untuk finishing presisi. Hindari penggunaan pada baja. Cocok untuk tool sharpening carbide dan detail geometri presisi.

4. CBN (Cubic Boron Nitride)

Dirancang untuk finishing baja keras/heat-treated dan HSS. Tahan panas, menjaga ketajaman pada beban finishing kontinu; ideal untuk cylindrical finishing toleransi ketat.

Jenis Grinding Wheel Menurut Bentuknya

  • Straight Wheel (Tipe 1) Serbaguna untuk surface/OD finishing.
  • Cup Wheel Efektif pada permukaan datar, mold & die finishing.
  • Dish Wheel memudahkan akses sudut, chamfer, dan detail sempit.

RPM Grinding Wheel (Kecepatan Putar)

RPM menentukan kecepatan potong di permukaan roda (surface speed). Patokannya adalah batas maksimum RPM yang tercetak pada roda. “Jangan dilampaui”. Setelah itu, sesuaikan RPM untuk mencapai kehalusan dan stabilitas yang diinginkan.

PT Indotech Trimitra Abadi sebagai perusahan yang bergerak di bidang perdagangan barang-barang kebutuhan industri manufaktur merupakan salah satu pemegang lisensi distributor resmi i-Prix.

Hubungi Kami untuk mendapatkan informasi dan support produk sesuai dengan apa yang anda butuhkan.

INDOTECH GROUP
PT INDOTECH TRIMITRA ABADI
Cutting Tools Specialist, Advanced Tooling, Machine Equipment and Accessories, Machine Trading Partner.

Surabaya – Solo – Cikarang – Balikpapan

Contact Us
Fastlane : +62 812-3458-8903
Email : [email protected]

Facebook
Twitter
WhatsApp

Latest Article

Popular Products